Said Didu Bongkar Skenario Panas: Ada Gerakan 'Orang Dalam' Ingin Lengserkan Prabowo Demi Lindungi Oligarki?

AKURAT BANTEN-Jagat politik tanah air kembali memanas. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, baru saja melemparkan bola panas yang membuat publik terhenyak.
Bukan sekadar kritik biasa, Didu secara terang-terangan mengendus adanya aroma "pengkhianatan" di lingkaran kekuasaan yang bertujuan untuk melengserkan Presiden Prabowo Subianto.
Tudingan ini bukan tanpa dasar. Menurut Said Didu, ada kepentingan besar yang terusik sejak Prabowo mulai menunjukkan taringnya dalam menata ulang kebijakan ekonomi nasional.
Oligarki Meradang, Kursi Presiden Digoyang?
Dalam sebuah pernyataan yang kini viral, Said Didu menyoroti adanya keresahan di kalangan pendukung lama yang merasa "zona nyaman" mereka mulai terancam.
Ia menyebut bahwa langkah Prabowo yang mencoba berdikari dan melepaskan diri dari bayang-bayang kepentingan kelompok tertentu telah memicu perlawanan bawah tanah.
Mereka yang selama ini menikmati kue kekuasaan lewat jalur oligarki mulai merasa gerah. Ketika Prabowo mulai menutup celah-celah tersebut, maka pilihannya hanya dua: tunduk atau melawan. Dan sepertinya, mereka memilih untuk mencoba 'menggoyang' kursi Presiden, ungkap Said Didu dengan nada tajam.
Skenario 'Orang Dalam' dan Narasi Pemakzulan
Yang lebih mengejutkan, Said Didu mencurigai adanya keterlibatan "orang dalam" atau loyalis dari rezim sebelumnya yang masih memegang kendali strategis.
Narasi-narasi negatif yang mulai bermunculan di media sosial dianggap sebagai bagian dari strategi besar untuk mendelegitimasi kepemimpinan Prabowo di mata rakyat.
Beberapa poin krusial yang dibongkar oleh Said Didu antara lain:
Upaya Sabotase Kebijakan: Menghambat program strategis Prabowo agar terlihat gagal di mata publik.
Sentimen Barisan Sakit Hati: Memanfaatkan basis pendukung Jokowi yang belum sepenuhnya menerima transisi gaya kepemimpinan.
Target Akhir: Menciptakan kondisi yang memungkinkan adanya desakan pemakzulan (impeachment) dengan alasan ketidakstabilan ekonomi atau politik.
Baca Juga: Kabar Besar dari Solo, Wamentan Sudaryono Sebut Indonesia Tak Lagi Impor Beras
Mengapa Harus Waspada?
Langkah Prabowo yang vokal mengenai kedaulatan pangan dan energi, serta komitmennya memberantas korupsi di sektor komoditas, memang menjadi ancaman nyata bagi para pemain lama.
Said Didu menilai, jika publik tidak jeli melihat permainan ini, maka stabilitas negara yang menjadi taruhannya.
Analisis Konfrontasi Politik Saat Ini:
Indikator | Kondisi Saat Ini |
Sikap Prabowo | Mulai memangkas birokrasi yang menguntungkan kelompok tertentu. |
Reaksi Lawan | Membangun opini publik bahwa pemerintahan baru "tidak kompeten". |
Tujuan Akhir | Mengembalikan kendali ekonomi ke tangan oligarki lama. |
Baca Juga: Kematian Misterius Haerul Saleh: Tragedi Biasa atau Bungkamnya Sang Penjaga Triliunan Rupiah?
Ujian Nyata Bagi Sang Jenderal
Kini, publik menunggu bagaimana reaksi Istana menanggapi "nyanyian" Said Didu ini.
Apakah Prabowo akan semakin memperketat barisannya, atau justru serangan dari dalam ini akan semakin masif?
Satu hal yang pasti, keberanian Prabowo untuk mengusik oligarki adalah pertaruhan besar bagi masa depan Indonesia. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 8Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









